Halal Bihalal Mempererat Tali Persaudaraan

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir menyampaikan sambutannya saat halal bihalal Perumda Air Minum Kota Padang Senin (30/3).


 

Padang, Beritaone—Lebaran momen yang tepat untuk mengeratkan silaturahmi dan bermaaf-maafan antarsesama. Perumda Air Minum Kota Padang menggelar acara halal bihalal bersama 250 karyawan di kantor pusat Jalan Sawahan Senin (30/3). Hadir Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, direksi dan dewas Perumda Air Minum Kota Padang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal mengatakan, kegiatan yang digelar tiap tahun itu dimanfaatkan untuk saling bermaafan dan memperkuat silaturahmi antarkaryawan.

“Sebagai manusia kita tak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Jika kita berbuat dosa kepadan Allah kita mohon ampun. Jika kita melakukan kesalahan dan kelalaian kepada sesama manusia maka sudah selayaknya kita meminta maaf langsung kepadanya. Tentu saja maaf memaafkan tersebut tidak ditentukan waktunya. Lebih cepat minta maaf dan memaafkan tentu lebih baik,” ucapnya.

Hendra Pebrizal menyampaikan, betapa penting menjaga tali silaturahmi dengan sesama. Ini agar ukhuwah kita menjadi lebih erat. Menjaga silaturahmi dengan saudara memiliki manfaat dan pahala yang sangat banyak. Umat muslim yang menjaga hubungannya dengan saudaranya akan diluaskan rezekinya, dipanjangkan umur dan dekat dengan husnul khotimah. “Oleh karena itu marilah jadikan momen kita berkumpul pada acara halal bihalal hari ini sebagai momentum mempererat tali persausdaraan kita agar kiranya mendapatkan ridho dari Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, Wawako Padang Maigus Nasir mengatakan, momen halal bihalal ini bukan sekadar rutinitas bersama, tapi pengingat bahwa kita adalah satu darah yang harus saling menguatkan.

“ Acara hari ini adalah wadah bagi kita semua untuk saling berjabat tangan, melepaskan segala khilaf dan kembali kepada fitrah yang suci,” ujarnya.

Maigus mengatakan, halal bihalal merupakan tradisi khas masyarakat muslim Indonesia yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan. Tradisi ini biasanya diadakan oleh sekelompok orang untuk mempererat hubungan social antaranggotanya,” ujarnya.Maigus mengatakan, umat Islam dianjurkan untuk saling memaafkan antarsesama yang telah berbuat salah kepada diri kita. Bahkan kesalahan yang dibuat nonmuslim sekalipun. “Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam sudah sepatutnya untuk berlapang dada, memaafkan kesalahan dan kekhilafan sesama terutama muslim dan muslimah yang telah diperbuat kepada kita, baik disengaja maupun tidak disengaja,” ujarnya. (yan)

Labels:
This is the most recent post.
Posting Lama

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
IKLAN